VITAL KARSA : Jurnal pengabdian dan kewirausahaan
https://jurnal.akperalkautsar.ac.id/index.php/pengabdian
<p><strong><em>VITAL Jurnal Pengabdian dan Kewirausahaan</em></strong> merupakan media publikasi ilmiah multidisiplin yang berfokus pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan kewirausahaan. Nama “VITAL” merupakan akronim dari <em>Valuable, Integrated, Training, Assistance, Local Communities</em>, yang mencerminkan nilai-nilai utama dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian dan kewirausahaan. Jurnal ini bertujuan untuk menanamkan nilai, mengintegrasikan keilmuan, serta menghadirkan pelatihan dan pendampingan yang mengutamakan keterlibatan komunitas lokal. VITAL mendorong kolaborasi lintas disiplin untuk menciptakan perubahan nyata dan berkelanjutan dalam upaya pemberdayaan masyarakat<strong>.</strong></p>AKPER ALKAUTSAR TEMANGGUNGid-IDVITAL KARSA : Jurnal pengabdian dan kewirausahaanBAKTI SOSIAL INTEGRASI LAYANAN KEPERAWATAN KOMPLEMENTER AKUPUNTUR UNTUK MENGURANGI NYERI DAN MOBILITAS FISIK PADA GANGGUAN NEUROMUSKULER
https://jurnal.akperalkautsar.ac.id/index.php/pengabdian/article/view/293
<p>Gangguan mobilitas fisik dan nyeri neuromuskuler merupakan masalah kesehatan yang sering dialami masyarakat, terutama lansia, penyintas stroke, dan pekerja dengan aktivitas fisik berat. Kondisi ini berdampak pada penurunan kualitas hidup, keterbatasan aktivitas harian, serta meningkatnya ketergantungan terhadap keluarga. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan mobilitas fisik dan menurunkan intensitas nyeri melalui integrasi keperawatan komplementer berbasis akupunktur. Metode yang digunakan berupa bakti sosial disertai pendidikan kesehatan, pemeriksaan kesehatan dasar (gula darah, kolesterol, asam urat), anamnesis, pengobatan, serta intervensi terapi akupunktur dan konseling. Kegiatan dilaksanakan pada 9 Desember 2023 di Akper Alkautsar Temanggung dengan jumlah peserta ±200 orang. Evaluasi dilakukan melalui observasi klinis, wawancara keluhan sebelum dan sesudah tindakan. Hasil menunjukkan 72% peserta melaporkan penurunan nyeri segera setelah terapi, 65% mengalami peningkatan rentang gerak ringan–sedang, dan 88% menyatakan puas terhadap layanan. Kegiatan ini juga meningkatkan pengetahuan peserta tentang terapi komplementer sebesar 70% berdasarkan evaluasi pre-post edukasi. Integrasi akupunktur dalam praktik keperawatan komunitas terbukti meningkatkan fungsi fisik, kepuasan pasien, serta memperkuat model asuhan keperawatan holistik berbasis masyarakat.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>akupunktur; gangguan neuromuskuler; keperawatan komplementer; mobilitas fisik; nyeri</p>Ratna KurniawatiTri Suraning WulandariRetno Lusmiati Anisah
Hak Cipta (c) 2026 VITAL KARSA : Jurnal pengabdian dan kewirausahaan
2025-11-302025-11-3011112PEMBERDAYAAN GURU KB/TK DALAM MONITORING PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI MENGGUNAKAN APLIKASI KUESIONER PRA SKRINING PERKEMBANGAN (KPSP) PRO BERBASIS ANDROID
https://jurnal.akperalkautsar.ac.id/index.php/pengabdian/article/view/290
<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan guru KB/TK dalam monitoring perkembangan anak usia dini melalui penerapan aplikasi Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) Pro. Mitra dalam kegiatan ini adalah KB/TK Elpist Temanggung yang menghadapi masalah kurangnya pemahaman guru mengenai instrumen KPSP dan belum adanya sistem monitoring perkembangan yang terstruktur. Metode yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan intensif (workshop), pendampingan praktik penggunaan aplikasi, dan evaluasi pre-post test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan guru melakukan monitoring. Berdasarkan analisis data, terjadi peningkatan kompetensi pengetahuan guru sebesar 85% setelah intervensi. Sebanyak 93% guru menyatakan aplikasi KPSP Pro sangat membantu karena efisiensi waktu meningkat hingga 60% dibandingkan metode manual. Simpulan dari kegiatan ini adalah integrasi teknologi kesehatan dalam pendidikan PAUD efektif meningkatkan kompetensi guru dan efisiensi layanan deteksi dini tumbuh kembang anak.</p>Retno Lusmiati AnisahYuni Susilowati Tri Suraning Wulandari
Hak Cipta (c) 2026 VITAL KARSA : Jurnal pengabdian dan kewirausahaan
2025-11-302025-11-30111320Upaya Pencegahan Pergaulan Bebas Melalui Edukasi Tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di SMP IT Cahaya Insani Temanggung
https://jurnal.akperalkautsar.ac.id/index.php/pengabdian/article/view/292
<p><strong>Upaya Pencegahan Pergaulan Bebas Melalui Edukasi Tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di SMP IT Cahaya Insani Temanggung</strong></p> <p> </p> <p><strong>Parmilah<sup>1*</sup></strong><strong>, </strong><strong>Lutfi Fauzy Asriyanto<sup>2</sup></strong><strong>, </strong><strong>Ahmad Fatih Musyarrof<sup>3</sup></strong></p> <p><sup>1</sup>Akper Alkautsar Temanggung</p> <p><a href="mailto:mila25774@gmail.com">mila25774@gmail.com</a>, <a href="mailto:luthfifuzy15@gmail.com">luthfifuzy15@gmail.com</a>, <a href="mailto:fatih.akpalkautsar@gmail.com">fatih.akpalkautsar@gmail.com</a></p> <p><strong>Abstrak</strong>: Remaja adalah populasi dengan periode usia 10 sampai dengan 19 tahun yang merupakan masa transisi dari kanak-kanan ke masa dewasa yang ditandai dengan perkembangan fisik, mental, emosional dan sosial. Remaja akan mengalami berbagai perubahan secara fisik dan psikologi yang meliputi tanda munculnya perkembangan seks sekunder baik pada remaja putri ataupun putra, perubahan psikologi seperti perubahan emosional, mencari jati diri dan labil. Kegiatan ini mengusung tema “Upaya pencegahan pergaulan bebas melalui edukasi tentang perilaku hidup bersih dan sehat”. Kegiatan dilaksanakan di SMP IT Cahaya Insani Temanggung dengan sasaran seluruh siswa SMPIT Cahaya Insani Temanggung. <strong>Tujuan</strong> pengabdian ini adalah mengetahui perubahan karakteristik perilaku pergaulan bebas pada siswa sebelum dan sesudah dilakukan edukasi perilaku hidup bersih dan sehat. <strong>Metode : </strong>Pengabdian dilakukan dengan melakukan edukasi tentang perilaku hidup bersih dan sehat, dan mengevaluasi perubahan perilakua pergaulan bebas sebelum dan sesudah edukasi <strong>Hasil</strong> evaluasi melalui kuesioner menunjukan bahwa peserta pelatihan sudah menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam lingkungan asrama ataupun di rumah Perilaku pergaulan bebas pada siswa meliputi penggunaan gadget untuk komunikasi dengan lawan jenis sebanyak 1,8 % dari seluruh siswa, bermain sampai larut malam sebanyak 3,5 %, sengaja bertemu dengan lawan jenis sebanyak 1,75 %, dan tidak ada yang melakukan vandalisme, merokok,kebut-kebutan di jalan serta minum minuman keras</p> <p>keras</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>Pencegahan pergaulan bebas;Perilaku Hidup Bersih dan Sehat;Remaja</p>Parmilah .Lutfi Fauzy AsriyantoAhmad Fatih Musyarrof
Hak Cipta (c) 2026 VITAL KARSA : Jurnal pengabdian dan kewirausahaan
2025-11-302025-11-30112128SINERGI BUGAR CEGAH PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM): TRANSFORMASI POSYANDU PRIMA DAN SENAM AEROBIK BAGI USIA PRODUKTIF
https://jurnal.akperalkautsar.ac.id/index.php/pengabdian/article/view/291
<p>Penyakit Tidak Menular (PTM) telah menjadi tantangan kesehatan global yang masif, menyumbang 74% kematian di seluruh dunia. Di tingkat lokal, masyarakat usia produktif di wilayah kerja Puskesmas Dharmarini Temanggung menghadapi risiko serupa akibat gaya hidup sedenter. Pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi profil kesehatan dan meningkatkan kesadaran preventif warga usia produktif melalui integrasi aktivitas fisik dan skrining kesehatan. Metode pelaksanaan meliputi senam aerobik massal dan operasionalisasi Posyandu Prima dengan sistem lima meja terintegrasi yang melibatkan 100 peserta dari civitas akademika Akper Alkautsar, Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU), dan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Babussalam Temanggung. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran klinis dan observasi partisipatif. Hasil menunjukkan bahwa meskipun mayoritas peserta sehat, teridentifikasi risiko hipertensi sebesar 7%, hiperkolesterolemia 10%, dan anemia pada mahasiswa sebesar 22%. Pengabdian ini berhasil mengoptimalkan peran Posyandu Prima sebagai garda terdepan deteksi dini PTM. Transformasi layanan primer melalui pendekatan siklus hidup terbukti meningkatkan jangkauan layanan kesehatan bagi kelompok usia produktif yang selama ini kurang terjangkau.</p>Retno Lusmiati AnisahTri Suraning WulandariAnie Yuliastuti
Hak Cipta (c) 2026 VITAL KARSA : Jurnal pengabdian dan kewirausahaan
2025-11-302025-11-30112941INTERVENSI DETEKSI DINI FAKTOR RISIKO PENYAKIT TIDAK MENULAR PADA REMAJA MELALUI PEMERIKSAAN KESEHATAN
https://jurnal.akperalkautsar.ac.id/index.php/pengabdian/article/view/295
<p>Penyakit Tidak Menular (PTM) menjadi masalah kesehatan global dengan tren peningkatan <br>pada kelompok usia remaja akibat faktor risiko perilaku seperti pola makan tidak sehat, <br>kurang aktivitas fisik, dan obesitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan <br>melakukan deteksi dini faktor risiko PTM melalui pemeriksaan kesehatan gratis pada remaja <br>di SMK HKTI Temanggung, Jawa Tengah. Kegiatan dilaksanakan selama 12–14 Agustus <br>2024 dengan sasaran siswa, guru, dan karyawan sekolah. Pemeriksaan meliputi tekanan <br>darah, kadar gula darah sewaktu, dan berat badan. Hasilnya, sebanyak 52 siswa mengikuti <br>pemeriksaan tekanan darah, dengan hasil 28,8% kategori normal, 11,5% elevated, 32,7% <br>hipertensi tahap 1, dan 26,9% hipertensi tahap 2. Pemeriksaan gula darah diikuti 27 siswa <br>dengan rentang 79–142 mg/dL; sebagian besar dalam batas normal, namun terdapat satu <br>siswa dengan nilai ≥140 mg/dL yang mengarah ke prediabetes. Pemeriksaan berat badan <br>pada 36 siswa menunjukkan variasi 37–93 kg, dengan indikasi potensi gizi lebih dan gizi <br>kurang pada sebagian kecil siswa. Gambaran ini menunjukkan bahwa meskipun secara <br>umum kondisi kesehatan remaja tergolong cukup baik, telah ditemukan indikasi dini faktor <br>risiko PTM, khususnya hipertensi. Oleh karena itu, diperlukan pemantauan berkala di <br>lingkungan sekolah untuk mencegah perkembangan PTM sejak usia remaja.</p>Amalia FataraniInnA Fatkhulil janahPutri Meria AndaniAulia RahmawatiRatna Kurniawati
Hak Cipta (c) 2026 VITAL KARSA : Jurnal pengabdian dan kewirausahaan
2025-11-302025-11-30114253 CAPUNG (CUP CAKE JAGUNG) SEBAGAI STRATEGI PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN MAHASISWA BERBASIS PANGAN LOKAL
https://jurnal.akperalkautsar.ac.id/index.php/pengabdian/article/view/296
<p>Pengembangan kewirausahaan mahasiswa berbasis pangan lokal merupakan strategi <br>inovatif dalam meningkatkan kemandirian ekonomi dan kompetensi lulusan perguruan tinggi. <br>CAPUNG (Cup Cake Jagung) dikembangkan sebagai produk olahan jagung modern yang <br>memiliki nilai tambah serta potensi pasar di lingkungan mahasiswa. Program kewirausahaan <br>ini bertujuan untuk menganalisis implementasi CAPUNG sebagai strategi pembelajaran <br>kewirausahaan berbasis praktik serta menilai kelayakan usaha secara ekonomi. Metode <br>yang digunakan adalah experiential learning dan project-based entrepreneurship melalui <br>tahapan analisis kebutuhan, pengembangan produk, implementasi produksi dan pemasaran, <br>serta evaluasi usaha. Hasil menunjukkan bahwa selama empat minggu (30 Juli 2024-28 <br>Agustus 2024) diperoleh total penjualan sebanyak 214 pcs dengan pendapatan Rp535.000 <br>dan keuntungan bersih Rp112.500. Usaha mencapai titik impas (Break Even Point) pada <br>169 pcs, margin keuntungan 21%, sehingga dinyatakan layak dan menguntungkan dalam <br>skala mikro. Selain aspek finansial, program ini meningkatkan kompetensi kewirausahaan <br>mahasiswa, meliputi kemampuan manajerial, pemasaran, kerja tim, dan kepercayaan diri <br>dalam menjalankan usaha. Kesimpulannya CAPUNG efektif sebagai model pengembangan <br>kewirausahaan mahasiswa berbasis potensi pangan lokal yang aplikatif dan berkelanjutan. <br>Kata kunci: kewirausahaan mahasiswa, inovasi pangan lokal, jagung, experiential learning, <br>kelayakan usaha</p>Shania Azam AkhirinaAmalia Bunga RamadhaniDian Yunita Nur PrimasariAni WulandariDony SaputrMuhammad Fiki Dea SaputraRatna Kurniawati
Hak Cipta (c) 2026 VITAL KARSA : Jurnal pengabdian dan kewirausahaan
2025-11-302025-11-30115465PENGOLAHAN KULIT BUAH NAGA SEBAGAI SUMBER PANGAN BARU MENJADI PRODUK KERUPUK “DRAGON CHIPS”
https://jurnal.akperalkautsar.ac.id/index.php/pengabdian/article/view/297
<p>Kulit buah naga merupakan limbah kaya akan nutrisi, serat, antosianin, dan senyawa <br>bioaktif, sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku produk pangan fungsional. <br>Program kewirausahaan ini bertujuan untuk mengembangkan kerupuk kulit buah naga <br>sebagai inovasi produk pangan sehat sekaligus sarana pembelajaran kewirausahaan bagi <br>mahasiswa. Kerupuk kulit buah naga memiliki kandungan nutrisi dan antioksidan lebih tinggi <br>dibandingkan kerupuk konvensional, memiliki rasa dan warna khas yang disukai konsumen, <br>serta memberikan laba yang menjanjikan. Praktek kewirausahaan dilaksanakan sejak 30 Juli <br>2024 - 30 Agustus 2024. Metode kegiatan meliputi proses penguatan materi, pendampingan <br>usaha dan mentoring simulasi pemasaran produk, dan evaluasi proses usaha. <br>Pendampingan dilakukan secara berkelompok. Hasil kewirausahaan pembuatan krupuk <br>Dragon Chips memperoleh laba total sebesar Rp. 255.000 dengan margin keuntungan rata<br>rata 58%. Kesimpulanya program kewirausahan dapat menumbuhkan jiwa kewirausahaan, <br>keterampilan manajemen, dan kemampuan mahasiswa dalam mengelola usaha berbasis <br>sumber daya lokal. Pengolahan kulit buah naga menjadi kerupuk meningkatkan nilai <br>ekonomi limbah. Dragon chips mendukung inovasi ekonomi hijau dan solusi penyelamatan <br>lingkungan.</p>Silla KhoirunnisaAulia RahmawatiShofa Setya NAulia Irma KDiyah Ayu AntikaNeyla NurSutri ArdyRatna Kurniawati
Hak Cipta (c) 2026 VITAL KARSA : Jurnal pengabdian dan kewirausahaan
2025-11-302025-11-30116675