PENGOLAHAN KULIT BUAH NAGA SEBAGAI SUMBER PANGAN BARU MENJADI PRODUK KERUPUK “DRAGON CHIPS”

Penulis

  • Silla Khoirunnisa Akper Alkautasar Temanggung
  • Aulia Rahmawati Akper Alkautasar Temanggung
  • Shofa Setya N Akper Alkautasar Temanggung
  • Aulia Irma K Akper Alkautasar Temanggung
  • Diyah Ayu Antika Akper Alkautasar Temanggung
  • Neyla Nur Akper Alkautasar Temanggung
  • Sutri Ardy Akper Alkautasar Temanggung
  • Ratna Kurniawati Akper Alkautasar Temanggung

Kata Kunci:

dragon chips, kerupuk, kewirausahaan, kulit buah naga

Abstrak

Kulit buah naga merupakan limbah kaya akan nutrisi, serat, antosianin, dan senyawa bioaktif, sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku produk pangan fungsional. Program kewirausahaan ini bertujuan untuk mengembangkan kerupuk kulit buah naga sebagai inovasi produk pangan sehat sekaligus sarana pembelajaran kewirausahaan bagi mahasiswa. Kerupuk kulit buah naga memiliki kandungan nutrisi dan antioksidan lebih tinggi dibandingkan kerupuk konvensional, memiliki rasa dan warna khas yang disukai konsumen, serta memberikan laba yang menjanjikan. Praktek kewirausahaan dilaksanakan sejak 30 Juli 2024 - 30 Agustus 2024. Metode kegiatan meliputi proses penguatan materi, pendampingan usaha dan mentoring simulasi pemasaran produk, dan evaluasi proses usaha. Pendampingan dilakukan secara berkelompok. Hasil kewirausahaan pembuatan krupuk Dragon Chips memperoleh laba total sebesar Rp. 255.000 dengan margin keuntungan ratarata 58%. Kesimpulanya program kewirausahan dapat menumbuhkan jiwa kewirausahaan, keterampilan manajemen, dan kemampuan mahasiswa dalam mengelola usaha berbasis sumber daya lokal. Pengolahan kulit buah naga menjadi kerupuk meningkatkan nilai ekonomi limbah. Dragon chips mendukung inovasi ekonomi hijau dan solusi penyelamatan lingkungan.

Referensi

Handayani PA, Rahmawati A. Prima Astuti Handayani dan Asri Rahmawati. Jurnal Bahan Alam Terbarukan. 2012;1(2):19–24.

Mardin M, Arif A, Ahmad F. Pengolahan Buah Naga Kelompok Bulo (Badan Usaha Lorong) Teratai Putih. CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. 2019;2(1):105–12.

Rochmawati N. Utilization of red dragon fruit (Hylocereus polyrhizus) peel as flour for making cookies. Jurnal Pangan dan Agroindustri. 2019;7(3):19–24.

Kusumasari S, Syabana MA, Pamela VY, Puspanita I, Riziani D. Sosialisasi Pemanfaatan Limbah Kulit Buah Naga pada Pembuatan Kerupuk Bawang. Agrimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Pertanian. 2022;1(2):75–9.

Wahyuni R. Pemanfaatan Kulit Buah Naga Super Merah (Hylocereus costaricensis) sebagai Sumber Antioksidan dan Pewarna Alami pada Pembuatan Jelly. Jurnal Teknologi Pangan. 2011;2(1):68–85.

Hapsari I, Risnajayanti R, Usman U, Hermanto H. Pelatihan Mengolah Kulit Dragon Fruit sebagai Ide Bisnis pada Pelajar SMAN 11 Kota Kendari. ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat [Internet]. 2025;8(2):225–36. Available from: https://journal.moestopo.ac.id/index.php/abdimoestopo/article/view/4738

Mahyuddin M, Rizal A, Afrizal A. Organoleptic Quality and Nutritional Content of Local Fish (Bleberan) Formulation Crackers as Snacks for Stunting Toddlers. Amerta Nutrition. 2024;8(4):528–36.

Juni VN, Saleh L, Sumiratin E, Juliani D. Peningkatan Inovasi Kewirausahaan melalui Praktik Pengolahan Buah Naga Menjadi Stik Mahasiswa Semester IV Kelas B. Jurnal Pelayanan Masyarakat. 2025;2.

Nitisuk P, Wanyo P, Chamsai T, Charoenjit K. Sustainable valorization of tropical fruit peels for sustainable production of natural antioxidants and functional food ingredients. Sustainable Food Technology. 2025;3(4):1189–202.

Rusdin A, Trisutrisno I, Awaliah N, et al. Pemanfaatan Limbah Kulit Buah Naga Menjadi Olahan Pangan Stik Kulit Buah Naga. Panrita ABDI [Internet]. 2024;8(2):262–70. Available from: http://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi

Chumroenvidhayakul S, Thilavech T, Abeywardena M, Adisakwattana S. Dragon Fruit Peel Waste (Hylocereus undatus) as a Potential Ingredient for Reducing Lipid Peroxidation, Dietary Advanced Glycation End Products, and Starch Digestibility in Cookies. Antioxidants. 2023;12(5).

Sipahelut SG. Potensi Kulit Buah Naga sebagai Pewarna Alami untuk Meningkatkan Profil Sensoris Kue. Jurnal Ilmu Pertanian [Internet]. 2022;1(1):35–42. Available from: https://doi.org/10.55984/saloi

Purbaya AG. Strategi Peningkatan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat: Kasus Pengusaha Krupuk dan Camilan Hasil Laut di Pantai Kenjeran Lama Surabaya. Oeconomicus: Journal of Economics. 2017;1(1):71–98.

Darmayanti EF, Astuti FDP, Sinta SK, Ruswanti WN, Sahputra BS, Melinda Y. Inovasi Kerupuk Berbahan Kulit Buah Naga sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan UMKM Kota Metro. Jurnal Pusat Pengabdian kepada Masyarakat. 2024;8(2):91–7.

Adi Wijaya S, Raysharie PI, Beladona SUM, Kumalasari MR, Rafsanjani MA. Pelatihan Pemanfaatan Limbah Kulit Buah Naga sebagai Sirup Inovatif di SMKN 3 Palangka Raya. Prosiding Seminar Nasional LPPM UMJ [Internet]. 2024;1–4. Available from: http://jurnal.umj.ac.id/index.php/semnaskat

Tiana, Sudarwantro T. Pengaruh Mata Kuliah Praktik Kewirausahaan, Motivasi Berwirausaha, dan Ekspektasi Pendapatan terhadap Intensi Berwirausaha Mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis UNESA. Jurnal Pendidikan Tata Niaga. 2025;13(1):1.

Diandra D. Program Pengembangan Kewirausahaan untuk Menciptakan Pelaku Usaha Sosial yang Kompetitif. Jurnal Administrasi Publik [Internet]. 2019;10(1):1–8. Available from: https://jurnal.polban.ac.id/ojs-3.1.2/proceeding/article/view/1424

Mufid M, Ardianti AD. Journal of Research Applications in Community. 2025;4(c):101–8.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-11-30

Terbitan

Bagian

Articles