EFEKTIVITAS PEMBERIAN JUS BUAH BIT (Beta vulgaris l.) UNTUK MENGATASI PERFUSI PERIFER TIDAK EFEKTIF PADA ANEMIA DI DESA ROWO KECAMATAN KANDANGAN
DOI:
https://doi.org/10.64314/jikka.v1i2.79Kata Kunci:
Anemia, Jus Buah Bit (Beta vulgaris l.), Perfusi Perifer Tidak EfektifAbstrak
Pendahuluan: Anemia merupakan kondisi berkurangnya sel darah merah, yang disebabkan penurunan kadar hemoglobin (Hb). Proses pembentukan Hb membutuhkan protein dan zat besi yang cukup dalam tubuh. Prevalensi global anemia tahun 2019 adalah 29.9% pada wanita subur (15-49 tahun). Dampak anemia adalah penurunan imunitas, konsentrasi, kebugaran fisik remaja, produktifitas dan perfusi perifer tidak efektif. Salah satu penyebab perfusi perifer tidak efektif adalah penurunan konsentrasi Hb. Salah satu pendekatan non-farmakologis untuk mengatasi perfusi perifer tidak efektif adalah perawatan sirkulasi berbasis edukasi diet menggunakan jus buah bit (Beta vulgaris l.). Buah bit kaya akan asam lemak jenuh 0,03, asam folat 34%, Fe 7,4%, dan zat lainnya yang bermanfaat untuk meningkatkan sirkulasi dan Hb. Tujuan: Tujuan penelitian untuk memberikan gambaran tentang efektifitas jus buah bit dalam mengatasi perfusi perifer tidak efektif pada anemia. Metodologi: pendekatan yang digunakan adalah studi kasus. Penelitian ini mengeksplorasi efek jus buah bit dalam periode 7 hari terhadap perfusi perifer tidak efektif pada dua responden. Hasil: Hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam perfusi perifer dari skala sedang (3) menjadi meningkat (5) setelah intervensi. Selain itu, kadar Hb pada responden pertama naik dari 8.5 g/dL menjadi 12.1 g/dL, dan pada responden kedua naik dari 9.5 g/dL menjadi 12.4 g/dL. Kesimpulan: Temuan ini menunjukkan potensi jus buah bit dalam meningkatkan sirkulasi perifer dan kadar Hb.Referensi
Abdulrazzaq Othman Alagbare. (2017). Erythrocyte Disorders (Anemia). In Hematology Lecture Notes For Bachelor of Medical Laboratory Science. Hematology Lecture Notes.
Agita Pasaribu, A. (2022, April). Buah Bit dapat Mencegah Anemia, Mitos or Fakta? Kompasiana. https://www.kompasiana.com/aggriditaagita/625d9c58bb44863d20501f72/buah-bit-dapat-mencegah-anemia-mitos-or-fakta
Amila, Maimunah, S., Syapitri, H., Marpaung, J. K., & Girsang, V. I. (2021). Mengenal Si Cantik Bit dan Manfaatnya (Y. Umaya (ed.)). Ahlimedia Press.
Azwar. (2019). Terapi Non Farmakologis untuk Pasien Anemia. Pustaka Taman Ilmu.
Brunner, & Suddarth’s. (2016). Canadian Textbook of Medical-Surgical Nursing (P. Paul, R. A. Day, & B. Williams (eds.); 3rd ed.). Wolters Kluwer.
Global Health Observatory. (2021). Anaemia in Women and Children. World Health Organization. https://www.who.int/data/gho/data/themes/topics/anaemia_in_women_and_children
Ikawati, K., & Rokhana. (2018). Pengaruh Buah Bit (Beta Vulgaris) Terhadap Indek Eritrosit pada Remaja Putri Dengan Anemia. Journal of Nursing and Public Health, 6(2), 60–66. https://jurnal.unived.ac.id/index.php/jnph/article/view/659
Kemenkes RI. (2018a). Hasil Utama RISKESDAS 2018. In Kementrian Kesehatan RI (Vol. 53, Issue 9).
Kemenkes RI. (2018b). Kenali Masalah Gizi yang Ancam Remaja Indonesia. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. https://www.kemkes.go.id/article/print/18051600005/kenali-masalah-gizi-yang-ancam-remaja-indonesia.html#:~:text=Remaja Kurang Zat Besi (Anemia)&text=Anemia pada remaja berdampak buruk,belajar%2C kebugaran remaja dan produktifitas.
Kompas.com. (2021). Waspadai Dampak Anemia pada Remaja. Kompas.Com. https://www.kompas.com/edu/read/2021/10/05/202957271/waspadai-dampak-anemia-pada-remaja-putri-ini-penjelasan-dosen-ipb?page=all
LeMone, P., Burke, K. M., & Bauldoff, G. (2015). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. In A. Linda (Ed.), Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah : Gangguan Eliminasi dan Gangguan Kardiovaskular (Edisi 5, pp. 961–1388). EGC.
LeMone, P., Burke, K. M., & Bauldoff, G. (2016). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah (5th ed.). Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Mubin, A. H. (2014). Paduan Praktis Ilmu Penyakit Dalam (Y. J. Suyono (ed.); 3rd ed.). EGC.
PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia : Definisi dan Indikator Diagnostik (1st ed.). DPP PPNI.
PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan (1st ed.). DPP PPNI.
Priyadharsini, S., Brundha, & Rani, L. (2020). Comparative Study on Effects of Beetroot Juice and Dates in Iron Deficiency Anemia Patients. Bioscience Biotechnology Research Communications, 13(8), 81–85. https://doi.org/10.21786/bbrc/13.8/114
Rahayu, A., Yulidasari, F., Putri, A. O., & Anggraini, L. (2019). Metode Orkes-Ku (Raport Kesehatanku) dalam Mengidentifikasi Potensi Kejadian Anemia Gizi pada Remaja Putri. In M. S. Noor, F. Rahman, D. Rosadi, A. R. Sari, N. Laily, & V. Y. Anhar (Eds.), CV Mine. CV Mine.
Rahma, I. (2017). Hubungan Tingkat Kecukupan Fe, Vitamin B9, dan Vitamin B12 dengan Kadar Hemoglobin Anak Usia 11 Tahun Sekolah Dasar Negeri 02 Pedurungan Kidul Semarang [Universitas Muhammadiyah Semarang]. http://repository.unimus.ac.id
Smeltzer, & Bare’s. (2017). Smeltzer & Bare’s Textbook of Medical-Surgical Nursing (M. Farrell (ed.); 4th ed., Vol. 1). Wolters Kluwer.
Soebroto, I. (2020). Cara Mudah Mengatasi Problem Anemia. Desa Pustaka Indonesia.
Sukmadinata, N. S. (2020). Metode Penelitian Pendidikan. PT Remaja Rosdakarya.
Susiloningtyas, I. (2014). Pemberian Zat Besi (Fe) dalam Kehamilan. Majalah Ilmiah Sultan Agung, 50, 128.
Zuhraini, R., Anggraini, Kurniasari, D., & Suharman. (2021). Pengaruh Pemberian Jus Buah Bit dengan Peningkatan Hb pada Remaja Putri. MJ (Midwifery Journal), 1(3), 144–149. http://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/MJ/article/view/5221



.png)