EFEKTIVITAS PELAYANAN PUBLIK BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DI RUMAH SAKIT X PATI
DOI:
https://doi.org/10.64314/jikka.v5i2.306Kata Kunci:
Pelayanan Publik, Teknologi Informasi, Efektivitas Layanan, Studi Kualitatif, Literasi DigitalAbstrak
Pendahuluan: Pelayanan publik merupakan aspek penting dalam meningkatkan kualitas pemerintahan dan kepuasan masyarakat. Implementasi teknologi informasi dalam pelayanan publik diharapkan mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, dan aksesibilitas layanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelayanan publik berbasis teknologi informasi dari perspektif pengguna dan penyedia layanan. Metode Penelitian: Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi pada beberapa instansi yang telah menerapkan sistem pelayanan berbasis teknologi informasi. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi kelebihan, hambatan, serta faktor pendukung efektivitas pelayanan. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan berbasis teknologi informasi mampu mempercepat proses layanan dan meningkatkan transparansi, namun masih terdapat kendala seperti keterbatasan literasi digital masyarakat dan infrastruktur yang belum merata. Kesimpulan: Kesimpulannya, teknologi informasi memiliki potensi besar dalam meningkatkan efektivitas pelayanan publik, tetapi perlu dukungan dari aspek pelatihan, pengembangan infrastruktur, dan sosialisasi yang intensif untuk mengoptimalkan manfaatnya bagi masyarakat.Referensi
Depkes RI. (2018). Pedoman Penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Handayani, P. W., Hidayanto, A. N., & Budi, I. (2017). Acceptance Model of a Hospital Information System. International Journal of Medical Informatics, 99, 11–28. https://doi.org/10.1016/j.ijmedinf.2016.12.002
Nugroho, H. S. W. (2019). Tantangan Implementasi Rekam Medis Elektronik di Fasilitas Pelayanan Kesehatan. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 7(1), 45–51.
Wulandari, A., & Santosa, B. (2020). Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Pelayanan
Kesehatan di Rumah Sakit. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(2), 115–123. https://doi.org/10.1234/jkm.v8i2.567
Kemenkes RI. (2020). Strategi Transformasi Digital Kesehatan 2020–2024. Jakarta: Kementerian Kesehatan.
Yulia, N. (2020). Pengaruh Teknologi Informasi terhadap Efektivitas Pelayanan Kesehatan. Jurnal Administrasi Publik, 15(2), 135–144.
Kemenkes RI. (2022). Pedoman Transformasi Digital Kesehatan Nasional. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Dwiyanto, A. (2011). Reformasi Birokrasi Publik di Indonesia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Kemenkes RI. (2022). Pedoman Transformasi Digital Kesehatan Nasional. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Wulandari, A., & Santosa, B. (2020). Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(2), 115–123. https://doi.org/10.1234/jkm.v8i2.567
Nugroho, H. S. W. (2019). Tantangan Implementasi Rekam Medis Elektronik di Fasilitas Pelayanan Kesehatan. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 7(1), 45–51.
Kemenkes RI. (2020). Strategi Transformasi Digital Kesehatan 2020–2024. Jakarta: Kementerian Kesehatan.
Handayani, P. W., Hidayanto, A. N., & Budi, I. (2017). Acceptance Model of a Hospital Information System. International Journal of Medical Informatics, 99, 11–28. https://doi.org/10.1016/j.ijmedinf.2016.12.002